Kisah ‘Salisiah Adaik’ Payakumbuh dan Pariaman Dipertontonkan di Payakumbuh

"Film ini diputar sebelum tayang perdana di luar sumbar pada 23 Desember 2016"
Suasana Pemutaran Film Salisiah Adaik di Perkampungan Tradisional Minangkabau Balai Kaliki, Jumat (16/12/2016). (Rahdian Adithia)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Film karya anak nagari berjudul Salisiah Adaik akhirnya ‘pulang kampung’, Jumat 16 Desember 2016. Bertempat di Perkampungan Tradisional Minangkabau Balai Kaliki Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo Kecamatan Payakumbuh Utara Kota Payakumbuh-Sumbar, film yang disutradarai Ferdinand Almi ini diputar sebelum tayang perdana di luar sumbar pada 23 Desember 2016 mendatang.

Ferdinand Almi mengatakan pemutaran di Payakumbuh ini mengingat lokasi latar film berada di Payakumbuh. Menurutnya, setelah tiga tahun dirilis, ia bersama kru Brisick Production menerima tawaran dari salah satu Media Independen Kreatif Sudut Payakumbuh untuk diputar.

"Ini penayangan perdana yang kami lakukan di sini (Payakumbuh)," kata alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang yang akrab disapa Ajo ini.

Ia juga menjelaskan, setelah kepulangan film ini ke Payakumbuh maka pada 23 Desember 2016 mendatang Salisiah Adaik untuk pertama kalinya merantau ke luar Sumbar. Beberapa waktu lalu dirinya mendapat tawaran dari Perkumpulan Mahasiswa Minang di Itenas Bandung yang ingin melakukan pemutaran film tersebut.

"Setelah berdiskusi dengan kru, kami putuskan Salisiah Adaik diputar di Bandung. Hal ini juga sebagai ajang promo film selanjutnya yang berjudul Minanga Kanwa yang tengah persiapan pemutaran di XXI," ujar Ajo bersama tim media sosial Info Sumbar.

Sementara itu, pemutaran film Salisiah Adaik ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari Sudut Payakumbuh yang tergabung dalam Payakumbuh Art Space untuk peringatan HUT Kota Payakumbuh ke-46 yang jatuh pada 17 Desember 2016.

Selain itu, Chief Marketing Officer (CMO) Sudut Payakumbuh Rovindo Maisya mengatakan kegiatan ini bekerjasama dengan Karang Taruna Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo.

[Ade Suhendra]