Perguruan Silat Singo Barantai Terbaik di Temu Pendekar Internasional 2

"penampilan silat Perang Lubuak Lintah yang ditampilkan Singo Barantai terpilih sebagai silat bercerita terbaik."
Perguruan Silat Singo Barantai saat tampil di Temu Pendekar Internasional 2 di Bandung (ist)

KLIKPOSITIF-Perguruan seni tradisional Singo Barantai dari Padang Sumatra Barat berhasil menjadi lima peserta terbaik dalam Temu Pendekar Internasional 2 yang digelar di Bandung. Dalam perhelatan silat yang diikuti perwakilan pendekar dari tujuh negara itu, Singo Barantai meraih penghargaan terbaik dalam kategori Sendra silat.

Ketua Perguruan Singo Barantai Zulhendri Ismed mengatakan Singo Barantai menampilkan pertunjukan silet yang bercerita tentang perang Lubuak Lintah. Dari 50 perguruan silat di Indonesia ditambah perguruan lain dari tujuh negara asing kategori ini diikuti oleh yang diikuti 26 perguruan. Singo Barantai tampil sebagai yang terbaik.

"Kita yang terbaik di Sendra silat. Kita juga termasuk dalam lima peseta terbaik secara keseluruhan," ujar Zulhendri saat dihubungi Senin 23 Oktober 2017.

Zulhendri menyebutkan lima peserta terbaik dipilih tidak berdasarakan urutan atau peringkat. Dari seluruh penampilan silat panitia memilih lima penampilan terbaik. Dan penampilan Singo Barantai yang bertajuk Perang Lubuak Lintah terpilih sebagai silat bercerita terbaik.

Irwandi, guru di Singo Barantai yang menciptakan pertunjukan silat ini menjelaskan Perang Lubuak Lintah merupakan peristiwa yang memicu lahirnya Silek Pauh. Secara geografis daerah Padang dan Pauh adalah benteng pertahanan pertama ketika menghadapi invasi Belanda untuk menguasi Muaro dan sekitarnya.

Perang Lubuk Lintah pecah pada 1663. Dalam perang ini Silek Pauh telah digunakan untuk menahan gempuran tentara Belanda. Perlawanan para pendekar Minangkabau kala itu terus berjalan hingga sampai pada penyerangan pda Loji Belanda yang terjadi 1669.

"Peristiwa Perang Lubuk Lintah inilah yang ditampilkan dalam sebuah pertunjukan gerakan silat. Gerakan Silek Pauh akan ditampilkan dalam kategori persorang, berpasangan, dan juga kelompok," ujar Iswandi.

Dalam iven silat kelas internasional ini tim Singo Barantai berangkat menggunakan bus ... Baca halaman selanjutnya