Festival Botuang 2017, Payakumbuh dan Filosofi Bambu

"Banyak unsur yang membuat Payakumbuh terkait dengan Bambu. Salah satunya nama-nama derah di Payakumbuh. Sebut saja Subarang Batuang, Parak Batuang, Balai Batuang, Talang, dan Aua Kuniang."
Seorang warga Payakumbuh yang berprofesi sebagai pengrajin bambu (KLIKPOSITIF/Ade Suhedra)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF - Kota Payakumbuh siap menyongsong digelarnya Payakumbuh Botuang Festival (PBF) 2017. Pelaksanaan iven diakhir tahun ini direncanakan pada 26 November hingga 2 Desember mendatang.

KLIKPOSITIF berkesempatan bertemu dengan Andra Nova, Direktur Festival di Sekretariat PBF 2017, Ngalau Indah. Di sela kesibukannya mempersiapkan iven tersebut, ia bercerita bahwa Payakumbuh sangat dekat hubungannya dengan bambu.

Hal ini tentu ada alasan yang jelas dan menurutnya ini cukup menjadi landasan bahwa Payakumbuh Botuang Festival ini menjadi salah satu iven yang menarik digelar di Payakumbuh. Banyak unsur yang membuat Payakumbuh terkait dengan Bambu. Salah satunya nama-nama derah di Payakumbuh. Sebut saja Subarang Batuang, Parak Batuang, Balai Batuang, Talang, dan Aua Kuniang.

"Semua itu berkaitan dengan Botuang atau bambu ini. Banyak daerah di Payakumbuh menjadikan usnur bambu ini sebagai nama," ujar Andra Nova yang akrab disapa Ijot Goblin saat ditemui Jumat 13 Oktober 2017.

Ia juga menjelaskan bahwa filosofi bambu ini juga sangat menarik kalau diperhatikan dan diteliti. Selain kelapa, ternyata tanaman bambu ini juga banyak manfaatnya terutama dari sisi arsitektur, kerajinan, seni musik, instalasi, dan bahkan kuliner.

"Filosofi bambu ini sangat menarik juga banyak manfaatnya. Bambu saat ini juga menjadi alat pendingin dunia dan salah satu penyerap air paling banyak di dunia. Sehingga tanaman ini juga banyak memberikan kehidupan," kata Direktur PBF 2017 yang memiliki hobi fotografi ini.

Untuk kegiatan PBF 2017 ini sendiri, ia juga mengatakan akan ada penanaman bersama bibit bambu di Nagari Aua Kuniang tepatnya di daerah Ampangan. Ia berharap penanaman in tentunya juga dapat melestarikan bambu yang keberadaannya cukup banyak di beberapa daerah di Payakumbuh.

"Menurut Sumber yang dibaca, Indonesia juga tercatat sebagai salah satu negara penghasil bambu di dunia dan untuk di Sumbar, ... Baca halaman selanjutnya