Mantan Basis Blink 182 Tom DeLonge Dirikan Pusat Studi Antariksa

"Setelah bubar dari Blink 182 pada 2015, Tom menerbitkan buku Skeret Machines: Gods yang menjadi bukti fokusnya pada isu dunia antariksa"
Tom DeLonge, pendiri band Blibk-182 (net)

KLIKPOSITIF-Mantan basis band Blik 182 Tom DeLonge meluncurkan sebuah projek "To The Stars Academy of Arts & science". Program ini disebut oleh Tom sebagai forum ilmuan, teknisi antariksa dan pekerja kreatif yang akan bekerja sama untuk satu tujuan bersama. Program ini akan fokus pada penelitian untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Secara spesifik untuk meneliti luar angkasa.

"Keingintahun publik pada dunia antariksa selalu sepert dahaga. Kami percaya banyak penelitian penting yang bisa akan mengubah cara pandang manusia. Namun penelitian ini hanya bisa dilakukan dengan riset mutakhir dan dukungan penuh," ujar Tom yang menjadi CEO organisasi ini seperti dilansir dari laman radio.com.

Organisasi ini telah menggalang dana lebih dari 200,000 dolar AS sejak diluncurkan. Tom memang diketahui sangat tertarik dengan UFO dan pengetahun tentang benda-benda angkasa. Setelah bubar dari Blink 182 pada 2015 lalu dia makin fokus pada isu ini dan menerbitkan buku Skeret Machines: Gods pada awal tahun ini. Dia juga membuat film dengan tema yang sama Strange Times.

"Program ini diciptakan sebagai jalan untuk menarik perhatian kaum millenial. Sebagian isinya sangat inspiratif, sebagian lagi memuat fakta yang menakutkan. Namun ini semua harus dimengerti sebagai ilmu pengetahuan," ujarnya.

The To the Stars Academy of Arts & Science memiliki tiga divisi. Mereka terdiri dari divisi Science atau ilmu pengetahuan, Aerospace atau luar angkasa, dan Entertain. Dari pernyataan tom di laman Youtube, sebagain anggota divisi ini terdiri dari agen intel yang pernah bekerja dengan CIA dan Departemen Pertahanan Amerika dan juga para ilmuan. Salah satunya adalah Dr. Hal Puthoff yang merupakan penasehat NASA dan Departemen Pertahanan. Pada akademi ini dia menjabat sebagai co-founder dan Wakil Presiden.