Banda dan Perangkap Dokumenter

"Catatan untuk Film Banda The Dark Forgotten Trail"
ilustrasi: Salah satu adegan dalam film Banda The Dark Forgotten Trail (net)

KLIKPOSITIF-Banda The Dark Forgotten Trail dimulai melalui potongan lanskap-lanskap Banda yang memukau. Penonton disuguhi sejumlah fakta sejarah gelap yang menyelimuti Banda. Data dan informasi dijejalkan melalui narasi. Dimulai dari awal kolonialisme Eropa hingga genosida pertama di nusantara. Gambar bergerak dan berganti serba cepat diiringi musik yang menghentak.

Kisah film ini bergulir dari masa pencarian jalur rempah oleh para petualang Eropa hingga pasang surut pamor pala. Disinggung pula sejarah Hatta dan tahanan politik di Banda. Cerita petani pala, Pongky Van Den Broeke, tentang keluarganya yang menjadi korban konflik Ambon pada 1999 juga menjadi isi film ini.

Banda The Dark Forgotten Trail dibentuk melalui tiga komponen dasar, yakni kekuatan visual, informasi narator, dan keterangan sejumlah narasumber. Tiga komponen ini secara bersama menuturkan sejarah Banda dan peristiwa yang menimpanya.

Sutradara Jay Subiyakto menampilkan Banda dalam nuansa serba gelap. Seluruh visual dalam film seakan digelap-gelapkan. Lanskap Banda yang indah, diselubungi nuansa misteri dan teror. Musik pendukung dibuat mirip musik film horror yang mencekam. Sebuah konsep sinematografi yang disuguhkan untuk menekankan perihal sejarah gelap Banda. Sebagaimana judulnya, sejarah gelap nan terlupakan.

Jay berniat merangkul sejarah Banda dari abad ke-15 hingga hari ini ke dalam film berdurasi 94 menit. Bukan kerja mudah. Sebuah upaya yang kemudian memberi beban berat pada bentuk visual dan kerja sinematografi. Cerita dari narator dan informasi yang dibagikan oleh narasumber, selalu diselingi dengan lanskap Banda. Gambar gunung api dan Laut Banda dari ketinggian, seluk beluk Benteng Belgica, kebun pala, dan kecantikan alam lainnya.  

Gambar meloncat-loncat begitu cepat. Distorsi yang diberikan cukup menarik perhatian penonton pada sejarah dalam film ini. Walau dibuat serba gelap, penonton tetap terlena pada alam Banda yang ... Baca halaman selanjutnya