Don Hasman: Etnofotografi Jalan Sepi Dunia Fotografi

"Harus ada yang melakukan ini, sekarang saya masih bisa ya saya lakukan"
Don Hasman, fokus pada manusia dan kebudayaan dalam 65 tahun karirnya dalam dunia fotografi tanah air. (foto: Ramadhani)

KLIKPOSITIF - Fotografer senior Don Hasman menuturkan etnofotografi sangat jarang diminati oleh para pegiat fotografi tanah air. Pria yang telah mendalami etnofotografi selama 65 tahun karirnya ini mengatakan banyak alasan kenapa hali ini terjadi. Salah satunya, kata dia, karena etnofotografi cendrung berguna untuk penelitian ilmiah.

"Secara finansial, etnofoto tidak selaris bidang fotografi lainnya," katanya di sela acara hunting foto bersama kelas fotografi ISI di Nagari  Sumpu 11 Mei 2016.

Om Don, begitu dia akrab disapa, menjelaskan paling banyak di selurug dunia hanya terdapat sekitar 700 orang fotografer yang terus fokus mendalami etnofotografi ini. Untuk Indonesia sendiri, dia hanya mengetahui satu orang lainnya selain dirinya yang mendalami etnofoto ini.

"Setahu saya hanya ada dua orang di Indonesia. Saya dan seorang rekan bernama Hadi Purnomo yang sekarang lebih banyak mengajar," tuturnya.

Etnofotografi, kata dia, membuat fotografer harus bekerja labih lama dan lebih dalam dari bidang fotografi lainnya. Karena etnofoto ini kerja mendalami keragaman budaya manusia, dalam kelompok masyarakat tertentu. Dalam aplikasinya diperlukan riset dan pendekatan sosial. Dan metode kerjanya, kata dia lagi, tidak membenarkan rekayasa fotografi. Hal ini yang membuat pekerjaan memakan waktu lama dan biaya yang tidak sedikit.

"Misalnya mendokumentasikan budaya masyarakat di Papua karena jarak dan medan yang berat pasti memakan biaya puluhan juta. Selin itu untuk bisa paham dan dekat secara budaya dengan mereka prosesnya akan makan waktu yang lama," katanya.

Hasil kerja etnofotografi ini, kata dia lagi, tidak akan selaris foto destinasi wisata yang bisa dimuat di majalah travel yang begitu menguntungkan. Atau juga tidak sepopuler modeling fotografi yang begitu glamor. Meski begitu, kata dia, harus ada yang tetap melakukannya.

Om Don percaya kerja etnofoto bakal berguna bagi kemajuan ilmu ... Baca halaman selanjutnya