Usai Upacara HUT RI, Pelajar di Dharmasraya Masih Melawan Belanda

"Sehingga pada akhirnya para pejuang mulai melakukan perlawanan"
Teaterikal Perjuangan Merebut Kemerdekaan oleh Pelajar di Dharmasraya (KLIKPOSITIF/Cecep)

DHARMASRAYA, KLIKPOSITIF -- Upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Dharmasraya berlangsung khitmat. Semua proses upacara berjalan dengan baik dan lancar.

Usai melaksanakan upacara, tampak peserta upacara masih memadati halaman kantor Bupati sambil menyaksikan sebuah pertunjukan teater yang disuguhkan oleh pelajar dari SMA 1 Sitiung, Dharmasraya.

Mengangkat tema proklamasi, sebanyak 28 siswa menampilkan sisi perjuangan memperebutkan kemerdekaan Indonesia dari tangan Belanda yang telah merampas hak kehidupan rakyat selama 350 tahun.

Dalam pertunjukkan tersebut, pelajar itu menampilkan sebuah teaterikal masyarakat yang tersiksa dengan praktek penjajahan Belanda. Sehingga pada akhirnya para pejuang mulai melakukan perlawanan, hingga merdeka.

Dalam pertunjukan, para pelajar itu tampak berbagi peran, ada yang menjadi rakyat biasa, dan ada yang menjadi pejuang yang melawan Belanda memperebutkan kemerdekaan. Teater menjadi lebih menarik karena dibumbui tokoh yang sedikit jenaka.

Kepala Sekolah SMA 1 Sitiung, Israr mengatakan, ide cerita diangkat oleh guru kesenian bernama Novita, koreografer, Tripuju Harianto, dan sutradara oleh Sukma Muis.

"Latihannya satu minggu. Yang ikut siswa kelas X dan XI. Ini program dari panglima TNI. Jadi sebelum dan sesudah upacara menggelar drama perjuangan. Kebetulan kami yang ditunjuk. Makanya seminggu ini kami persiapkan," katanya pada KLIKPOSITIF.

Senada disampaikan, Danramil Pulau Punjung, Mayor Inf Irwan Basukiono. Dia bersyukur teater berjalan dengan baik, sehingga dapat bermakna.

"Penampilan teater ini memang di bawah naungan Kodim 0310 SSD atas imbauan panglima. Jadi setelah atau sesudah upacara digelar kegiatan drama," sebutnya.

Dia mengatakan, Dandim 0310 SSD akan mengikuti upacara penurunan bendera pada sore nantinya. "Kalau upacara detik proklamasi, Dandim di Sawahlunto," pungkas dia ... Baca halaman selanjutnya