“Sarekat Djin” Pinto Anugrah Menangkan Lomba Naskah Lakon Teater Nasional 2017

"Naskah Sarekat Djin menceritakan tentang pemberontakan masyarakat di daerah Pauh, Padang"
Pinto Anugrah, sastrawan Sumbar, naskah dramanya Sarekat Djin memenangkan juara 3 Lomba Penulisan Naskah Nasional (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sastrawan asal Sumbar kembali menunjukkan 'taringnya' di tingkat Nasional. Pinto Anugrah, sastrawan Sumbar berhasil memenangkan Lomba Penulisan Naskah Lakon Teater Nasional 2017. Naskah Drama yang ditulis Pinto berjudul Sarekat Djin berhasil memenangkan juara ketiga.

Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan hasil lomba Penulisan Naskah Lakon Teater pada 15 Agustus malam di Yogyakarta.

Pinto Anugrah yang menyandang gelar Datuak Rajo Pangulu dari pasukuan Bendang ini awalnya lolos sebagai finalis bersama 13 finalis orang lainnya. Pada malam pengumuman, naskah karya Pinto dinyatakan sebagai pemenang ketiga. Juara pertama diraih oleh Joni Faisal dengan judul naskah Jalan Menyempit. Juara kedua diraih penulis asal Pesisir Selatan yang bermukim Yogyakarta Raudal Tanjung Banua. Naskah dramanya berjudul Jalan ke Tumbang Sari.

Naskah Sarekat Djin yang ditulis Pinto menceritakan tentang pemberontakan masyarakat di daerah Pauh, Padang terhadap pemerintahan kolonial Belanda. Dalam naskah tersebut ada seorang tokoh yang tidak masuk dalam catatan sejarah dan hanya menjadi cerita di kalangan rakyat saja.

"Sejarah mencatat, pemerintah kolonial Belanda berusaha meredam pemberontakan Balesting 1908 dan PKI 1926. Dua pemberontakan tersebut berhasil dipadamkan Belanda dan tokoh-tokoh dibalik pemberontakan tersebut berhasil ditangkap pemerintah kolonial Belanda. Namun, jarang diketahui orang bahwa ada satu aktor di balik dua pemberontakan tersebut yang tidak berhasil ditangkap pemerintah kolonial Belanda, yakni Si Patai dengan komplotannya Sarekat Djin

.Mereka bandit, namun mereka pejuang bagi rakyat terjajah, mereka tidak perlu dicatat dalam narasi-narasi penjajah untuk jadi pahlawan," ujar Pinto Anugrah ditemui KLIKPOSITIF Rabu, 16 Agustus malam.

Pinto Anugrah telah menulis sejak tahun 2005. Dia  menulis cerpen, puisi, novel, ... Baca halaman selanjutnya