Teater Salembayung: Memaknai "Situs" di Panggung KABA Festival

"Teater Salembayung memang masih menggunakan benda-benda purbakala sebagai piranti pertunjukannya"
Teater Salembayung (ist)

PADANG,KLIKPOSITIF-Teater Salembayung ingin memperluas makna situs yang selama ini dimaknai dengan begitu sempit. Situs selama ini dimaknai sebagai sebuah benda peninggalan yang mengandung muatan sejarah masa lampau. Benda-benda purbakala yang pada umumnya berupa batu atau peninggalan-peninggalan purbakala lainnya.

Hal ini yang akan dikembangkan oleh Teater Salembayung di KABA Festival 4. Pertunjukan ini menjadi cerminan bahwa pada hakikatnya, tubuh kita ini, tubuh manusia juga merupakan situs yang paling panjang sejarahnya. Bagi Situs yang hidup, bergerak dan terus berkembang.

Pemaknaan inilah kemudian yang berusaha disuguhkan Teater Salembayung melalui karya teaternya dengan judul Situs, karya/sutradara Fedli Aziz. Teater Salembayung merupakan sebuah teater independen yang berasal dari Pekanbaru, Riau. Teater ini awalnya merupakan teater kampus, yang kemudian melepaskan diri dari institusi resmi tersebut sejak tahun 2010. Setelah itu, Teater Salembayung rajin memproduksi karya-karya yang mereka tulis sendiri.

Pada pertunjukannya nanti di KABA Festival 4, Teater Salembayung memang masih menggunakan benda-benda purbakala sebagai piranti pertunjukannya.

“Hal ini kami gunakan untuk mendekatkan kami dengan penonton. Kami tidak ingin berjarak dengan penonton,” begitu penjelasan sang sutradara ketika dihubungi.

Namun, capaian sebenarnya adalah jiwa, sebagaimana yang diterangkan sutradara. Kami ingin menyentuh jiwa sebagai situs yang paling murni dan paling suci. Jiwa selama ini kerap diabaikan, padahal ia menyimpan ratusan bahkan ribuan tahun sejarah.

“Piranti dari jiwa itu sendiri adalah tubuh manusia itu sendiri,” ujar Fedli Aziz.

Tubuh adalah alat untuk melihat jiwa, maka pada pertunjukan Teater Salembayung ini, penonton akan disajikan dengan teater tubuh ala Teater Salembayung untuk menggali dan menemukan situs paling dalam dari tubuh itu sendiri.

Menarik disimak pada KABA ... Baca halaman selanjutnya